oleh

BERHENTILAH BERTANYA

Sudah kesekian kali
kau bertanya dengan objek yang sama
Ada rasa berkecamuk dalam hati
Kau memberi efek sensitif dari beberapa detik menuju menit
Hingga mulut hening tanpa suara
Namun apa daya diri ini tak mampu menghindar
Telingamu mungkin sudah terdengar biasa namun belum tentu yang mendengarnya
Ada rasa jenuh dan bosan setiap kali mendengar
Kapan … ?
Kenapa… ?
Itulah mengapa kau tak perlu lagi bertanya
Mungkin aku dapat mengusap ramah dijiwaku dengan sebatas sapa yang terpaksa menyapa sambil tersenyum merekah …
Jadi berhentilah bertanya, berhentilah memberiku pertanyaan yang sulit aku ungkap jawabannya.. karena bukan pertanyaan lagi yang aku damba darimu tapi kumpulan doa
Jika memang doaMu itu tak memiliki waktu untuk berbicara dalam nyata maka, biarkanlah tetap dalam doa karena doa adalah bentuk peduli yang paling tulus
Hingga kelak diriku berada pada titik temu yang bahagia,,,Maka berhentilah bertanya

 

Oleh

Sri Alang Amir, S.Pd.Gr

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed