by

NGOMONGIN BODY IMAGE “Ketika Bentuk Tubuh Membunuh Kepercayaan Diri”

Body image itu apa sih?

Adalah bagaimana seseorang memandang tubuhnya sendiri yang diwujudkan dalam bentuk tindakan atau persepsi. Dimana menurut (Freedman, 1986; Rice, 1995; dan Cash, 1998) body image ini bisa berubah-ubah atau berkembang melalui interaksi dengan orang lain dan lingkungan sosial.

Body image ada dua jenis gaes, ada si negatif namanya body negativity atau juga dikenal dengan body dissatisfaction dan si positif yang namanya body positivity.

Body Positivity

Orang yang memiliki positive body image memiliki rasa percaya diri dan menerima penuh bentuk fisiknya sekalipun tidak sesuai dengan standar kecantikan yang berlaku di masyarakat. Nah mereka dengan positive body image juga percaya bahwa ada hal di dalam diri yang lebih penting daripada fisik mereka.

Body Negatifity/Body dissatisfactttion

Berlawanan dengan positive body image tadi orang yang memiliki negative body image cenderung merasa tidak puas dengan fisiknya, tidak percaya diri. Mereka yang memiliki Negative body image berpotensi untuk mengidap eating disorder. Terutama anorexia nervosa dan bulimia nervosa. Dimana penderita anorexia nervosa akan membuat dirinya terus tetap lapar, pengidapnya akan berpuasa/makan sesedikit mungkin supaya berat badannya nggak naik. Sementara, pengidap bulimia nervosa akan makan sebanyak-banyaknya terus dimuntahin lagi. Bahkan nih, menurut American Association of University Women (dalam Dittrich, 2003), ketidakpuasan terhadap citra tubuh ini juga berkaitan erat dengan risiko bunuh diri pada remaja perempuan.

Ngomongin soal body image nih, kebanyakan kita bakal ngira kalau hal ini cuma terjadi di perempuan aja, bener ga sih? Faktanya issue body image ini juga menjangkit ke laki-laki loh gaes!.

 

Ada satu studi yang dilakukan oleh Daniel dan Bridges menunjukkan 95% laki-laki merasa ada satu atau beberapa aspek dalam fisiknya yang membuat mereka merasa kurang puas. Dan yang menarik ketika laki-laki memiliki issue body image mereka cenderung bersikap diam. Bertolak belakang dengan perempuan dimana ketika merasa ada yang kurang dalam fisiknya, perempuan akan cenderung mencari solusi bahkan nggak jarang akan mengambil jalan pintas untuk menjalankan prosedur plastic surgery.

 

Hal-hal apa aja sih yang bisa mempengaruhi body image seseorang?

Body image dipengaruhi banyak faktor seperti penilaian dan komentar orang lain, bacaan, tontonan juga adanya standar kecantikan yang berlaku di masyarakat. Terkait penilaian dan komentar erat banget nih sama body shaming, pelaku body shaming utamanya adalah perempuan yang dilakukan ke sesama perempuan lainnya. Kebanyakan kaum hawa cenderung suka banget nge-scan fisik orang lain ketimbang laki-laki. Dan ga jarang tuh fisik seolah-olah jadi topik utama buat buka pembicaraan.

“Ih gendutan ya”, “Ih kok jadi kurus banget sih”, “Loh kok jerawatan sekarang?”, “kok nggak tinggi-tinggi sih?” dan masih banyak lagi, si pelaku biasanya bakal santai aja nih karena korban body shaming biasanya nggak akan menunjukkan rasa sedihnya saat itu juga, bahkan beberapa akan ikut tertawa. Tapi siapa yang tau kalau mungkin si orang tadi ketika pulang ke rumah, jadi ga pede sama dirinya sendiri, yang diledek gendutan jadi malas makan, tidak ada yang tahu dalamnya hati seseorang kecuali Tuhan. Jadi kurang-kurangin deh bawa topik yang sebenarnya nyakitin ini.

Selain komentar orang lain, media juga jadi kontributor terbesar dalam membentuk body image seseorang, dimana model-model yang diperlihatkan di televisi, majalah, dan media sosial adalah orang-orang yang dianggap memiliki bentuk fisik yang sempurna, yang tampaknya nggak ada kekurangan sedikitpun. Nah selain media, beauty industry juga berperan, dimana mereka akan menampilkan model yang ideal lalu mengambil keuntungan dari rasa insecurity dari calon customernya. Padahal faktanya kita diciptakan dalam bentuk fisik yang bervariasi, unik dengan ciri khasnya masing-masing.

Di tahun 2000-an, fashion industry, beauty industry terutama media di barat mendapatkan banyak kritik, karena hanya memperlihatkan model-model yang kiranya ideal. Sementara di dunia nyata perempuan terlahir dengan berbagai bentuk tubuh dan jenis kulit. Nah, untuk menyikapi hal ini muncul-lah kampanye yang namanya Body Positivity. Pesan yang ingin disampaikan oleh kampanye ini adalah kita seharusnya menerima seutuhnya diri kita baik kekurangan juga kelebihan yang ada, karena hal ini yang membuat kita unik.

Di Tahun 2004, DOVE membuat campaign real beauty, dimana DOVE membuat foto exhibition yang memajang karya 67 fotografer perempuan dari berbagai belahan dunia. Dimana para pesertanya akan dilukis berdasarkan deskripsi bentuk wajahnya dari perspektifnya dan dari perspektif orang lain, kemudian keduanya dibandingkan, di sinilah kampanye dimulai, saat percakapan dibuka para peserta akan disadarkan bahwa mereka bahkan jauh lebih cantik dari perspektif orang lain ketimbang dari apa yang mereka pikirkan.

 

 

 

Bagaimana caranya agar memiliki body image yang positif?

Pertama, yang bisa dilakukan adalah melatih diri untuk berfikir positif.

Penelitian Herabadi (2007) membuktikan adanya hubungan kebiasaan berpikir secara negatif dengan rendahnya harga diri. Berpikir positif juga membantu seseorang dalam memberikan sugesti positif pada diri saat menghadapi kegagalan, saat berperilaku tertentu, dan membangkitkan motivasi (Hill & Ritt, 2004). Nah jadi kalau sayang sama diri kamu, mulai sekarang kurang-kurangin yuk berfikir negatifnya!

 

Kedua, mulailah belajar untuk menghargai tubuh kamu, berterima kasih padanya yang sudah membawa kamu maju satu langkah setiap harinya

 

Ketiga, berbaurlah dengan lingkungan yang bisa memberikanmu energi positif

 

Keempat, apresiasi diri kamu. Hargai diri kamu yang sudah berjuang hidup sampai sejauh ini.

 

Kelima, mulailah belajar memandang diri kamu sebagai sesuatu yang utuh.

 

Keenam, jaga kesehatan tubuh kamu. Berolahraga, pola makan yang sehat, dan atur jam tidur kamu dengan baik.

 

Ketujuh, selflove. Selflove nih ibarat pondasi dari body image. Ketika kamu memaknai apa arti selflove dan menanamkannya dalam diri kamu, perlahan kamu akan bisa menerima diri kamu seutuhnya. Pertanyaan yang jarang ditanyakan orang-orang ke dirinya, diri kamu maknanya apa?, dan kenapa sih kita harus sayang sama diri sendiri?. Coba dijawab ya.

 

Terakhir. Kamu unik, kamu istimewa, kamu berharga, kamu terlahir untuk dicintai, kamu cuma satu di dunia ini, kalau kata Rintik Sedu, sekalipun dunia nggak baik ke kamu, kamu harus tetap baik ya sama diri sendiri.

 

 

Oleh :

Khaerunnisa Amrun 

Mahasiswa STIE Balikpapan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed